Edukasi Interaksi Obat dan Jamu di Desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen

Authors

  • Iva Rinia Dewi Stikes ibnu sina ajibarang
  • Arinda Nur cahyani Stikes ibnu sina ajibarang
  • Feri Kanti Rahayu Prodi D3 Analis Farmasi dan Makanan STIKes Ibnu Sina Ajibarang
  • Cici Cahyani Prodi S1 Farmasi STIKes Ibnu Sina Ajibarang

DOI:

https://doi.org/10.59841/jai.v3i4.3412

Keywords:

pengabdian masyarakat, edukasi, interaksi obat, jamu, kesehatan

Abstract

The community in Cibangkong Village, Pekuncen District, Banyumas Regency, still widely uses jamu (traditional herbal medicine) as part of their daily healthcare practices, often in combination with modern medical drugs. Limited understanding of the potential interactions between herbal and pharmaceutical medicines may pose health risks. This community service activity aimed to improve public knowledge and awareness regarding the dangers of drug–herb interactions through educational and interactive approaches. The implementation methods included health education sessions and group discussions. Participants of the activity were members of Muslimat NU 1 Pekuncen. The results showed a 60% improvement in community understanding, based on simple pre-test and post-test evaluations. The community also became more cautious and motivated to consult healthcare professionals before consuming jamu together with prescription medicines. This activity successfully increased public awareness about the safe and responsible use of both modern and traditional medicines.

References

BPOM RI. (2022). Interaksi obat dan jamu: Panduan keamanan konsumen. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Dewi, S. P., & Yuliani, R. (2010). Edukasi Interaksi Obat dan Obat Tradisional pada Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat, 2(1), 34–42.

Fitriani, R., Lestari, D., & Hidayat, A. (2022). Pemanfaatan Jamu Tradisional dan Kesadaran Masyarakat terhadap Efek Samping Obat Tradisional. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3), 201–210.

Handayani, R., & Prasetyo, D. (2022). Efektivitas media audiovisual dalam edukasi kesehatan masyarakat pedesaan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 14(3), 201–209.

Kemenkes RI. (2021). Pedoman penggunaan obat tradisional secara aman dan rasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Penggunaan Obat Tradisional yang Aman dan Rasional. Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021.

Lestari, W., & Rahmawati, F. (2021). Tingkat Pengetahuan Masyarakat terhadap Penggunaan Obat Tradisional di Pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat, 9(1), 88–95.

Nugroho, S. (2022). Penerapan metode PRA dalam edukasi kesehatan masyarakat pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(1), 45–53.

Pratama, D., & Lestari, P. (2020). Peran tenaga kesehatan dalam edukasi penggunaan jamu yang aman di masyarakat. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 5(2), 72–80.

Puspitasari, N., & Hidayah, N. (2021). Persepsi Masyarakat terhadap Penggunaan Obat dan Jamu Secara Bersamaan. Media Farmasi Indonesia, 16(2), 97–106.

Rahardjo, T. B., & Widayanti, E. D. (2019). Tren Konsumsi Jamu di Era Modernisasi Kesehatan di Indonesia. Jurnal Antropologi Kesehatan, 6(1), 56–64.

Rahmawati, L., Sari, R., & Damarjati, A. (2023). Analisis tingkat literasi obat tradisional masyarakat pedesaan Jawa Tengah. Media Farmasi Indonesia, 9(2), 89–98.

Rasyid, A. (2020). Potensi interaksi jamu dan obat antihipertensi pada masyarakat urban. Jurnal Kesehatan Herbal, 8(1), 22–31.

Sari, D. P., & Nurulita, I. (2023). Peran Tenaga Kesehatan dalam Edukasi Penggunaan Obat Tradisional yang Aman. Jurnal Pengabdian Farmasi Indonesia, 16(2), 11–20.

Sukandar, E. Y. , Hernani, H. , &, & Wibowo, S. (2020). Interaksi Obat Modern dan Obat Herbal: Tinjauan Farmakokinetik dan Farmakodinamik. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 45–54.

Walsiati, E. S. (2011). Faktor Yang Menentukan Omzet Penjualan Jamu. JURNAL SOSIOHUMANIORA, 2(2), 25–36.

Warintek. (2019). Farmakologi dan interaksi bahan alam Indonesia.

World Health Organization (WHO). (2020). WHO Global Report on Traditional and Complementary Medicine 2019.

Yuliana, N., & Fikri, M. (2021). Edukasi interaksi jamu dan obat kimia pada masyarakat desa: Studi literasi kesehatan berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(4), 150–158.

Downloads

Published

2025-12-27

How to Cite

Rinia Dewi, I., Nur cahyani, A., Rahayu, F. K., & Cahyani, C. (2025). Edukasi Interaksi Obat dan Jamu di Desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen. Jurnal ABDIMAS Indonesia, 3(4), 10–20. https://doi.org/10.59841/jai.v3i4.3412

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)