Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Soliti (Wrightia Arborea) terhadap Respons Fisiologis dan Perilaku Mencit

Authors

  • mychellianien arkam runa bombing universitas muhammadiyah makassar
  • Nafila Buna Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Hadira Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Salsabila Ramadhani Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Nurul Hafifah Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Alifiah Isnaeni Tahir Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Nia Ramadhani Putri Syahyuti Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Andi Utari Prasetya Ningrum Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59841/jumkes.v4i1.3576

Keywords:

Wrightia arborea, ekstrak daun soliti, respons fisiologis

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat sebagai sumber fitofarmaka terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan agen terapeutik berbasis bahan alam yang aman. Salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan adalah daun soliti (Wrightia arborea), yang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, terpenoid, dan glikosida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun soliti terhadap respons fisiologis dan perilaku mencit sebagai model hewan uji. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratorik dengan rancangan post-test only. Ekstrak daun soliti diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol dan dibuat dalam konsentrasi 1%, 2%, dan 4%. Hewan uji berupa mencit putih jantan dibagi ke dalam kelompok perlakuan, kemudian diamati respons fisiologis dan perilakunya. Parameter yang diamati meliputi parasimpatomimetik, stimulasi dan depresi sistem saraf pusat, simpatolitik, relaksasi otot, parasimpatolitik, serta analeptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun soliti memberikan pengaruh yang bervariasi terhadap respons fisiologis dan perilaku mencit dengan pola dosis-respons yang tidak linier. Konsentrasi 1% menunjukkan efek tertinggi pada beberapa parameter, konsentrasi 2% menunjukkan penurunan respons, sedangkan konsentrasi 4% meningkatkan kembali respons tertentu, khususnya sistem saraf otonom. Temuan ini mengindikasikan adanya efek bifasik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak daun soliti berpotensi dikembangkan sebagai kandidat fitofarmaka, namun diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji mekanisme kerja dan aspek keamanannya.

 

References

Aliwu, I., Rorong, J. A., & Suryanto, E. (2020). Skrining Fitokimia Dan Uji Efek Sedatif Pelarut Dari Daun Takokak ( Solanum Turvum Swartz ) Pada Tikus Putih. Chemistry Progress, 13(1), 6–10.

Cheaha, D., Basor, N., Manor, R., & Hayeemasae, N. (2024). Heliyon Sedative and hypnotic effects with cortical EEG sleep-wake profiles of Millingtonia hortensis dried flower aqueous in mice. Heliyon, 10(17), 1–10.

Chen, J., Gou, Z., Huang, Y., Yu, Q., Kim, A. N., Shi, W., & Zhou, Y. (2025). Research Progress on Phytochemicals from Mulberry with Neuroprotective Effects : A Review. Pharmaceuticals, 18(695), 1–24.

Humairah, N., Adnan, R. R., Utami, P. N., & Penang, C. (2024). Faktor yang mempengaruhi homeostasis pada tubuh ikan: sebuah tinjauan literatur. Jurnal Penelitian Sains, 26(2), 232–238.

Khalid, A. A., Jabeen, Q., & Javaid, F. (2023). Anxiolytic and Antidepressant Potential of Methanolic Extract of Neurada procumbens Linn . in Mice. Dose-Response: An International Journa, 21(2), 1–9.

Komari, N., Mustikasari, K., & Hadi, S. (2025). Jejak Bioaktif Tropis : Potensi Farmakologi Tanaman Endemik Kalimantan.

Lundstrom, K., Pham, H. T., & Dinh, L. D. (2017). Interaction of Plant Extracts with Central Nervous System Receptors. Medicines (Basel, Switzerland), 4(1), 12.

Lee, K., Lee, D., Kim, J. Y., Shim, J. J., Bae, J. W., & Lee, J. H. (2025). Attenuation Effect of Withania somnifera Extract on Restraint Stress-Induced Anxiety-like Behavior and Hippocampal Alterations in Mice. International Journal of Molecular Sciences, 26(15), 7317.

Makanaung, E., Rorong, J. A., & Suryanto, E. (2021). Etanol Dan Beberapa Fraksi Daging Buah Pala ( Myristica Fragrans Houtt ). Chemistry Progress, 14(1), 7–13.

Manangin, A. S., Sarjana, P., Fakultas, F., Dan, K., Kesehatan, I., & Makassar, U. M. (2025). Kontribusi tikus putih dalam kemajuan farmakologi. Jurnal Kesehatan, 3(5), 189–206.

Rahmi, M., Tobat, S. R., & Ningsih, S. (2018). Uji efek stimulan sistem saraf pusat ekstrak etanol daun Afrika Selatan (Vernonia amygdalina Delile) pada mencit putih betina. Scientia Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 8(2), 137–143

Maula, N. F. (2022). Kajian Efek Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Sistem Saraf Pusat: Scoping Review Of Preclinical Evidence.

Mulki, M. A., Malau, J., Indratno, S. H. A., Anggraini, S. I., Dwiyanti, S. P., Nafisa, S., Rohmah, S., & Hidayat, S. (2023). Review Artikel: Target Aksi Obat Antiepilepsi Terhadap Reseptor Kanal Ion Natrium. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(2), 701–709.

Nasution, M. A., Gultom, N., Silitonga, M., Medan, U. N., William, J., Ps, I., & Baru, K. (2025). Literatur Review : Kajian Tanaman Obat Untuk Mengatasi Penyakit Sistem Saraf Pusat di Indonesia. Journal of Biological Education and Science, 6(1), 32–44.

Nurhaliza, S., Rukmi, R., Perdani, W., Kusumaningtyas, I., & Zakiah, R. (2025). Sanitas : Journal of Health , Medical , and Psychological Studies Gen-Gen yang Berperan dalam Mekanisme Epilepsi Resisten terhadap Obat. Sanitas: Journal of Health, Medical, and Psychological Studies, 1(2), 1–8.

Nurlila, R. U., & Fua, J. La. (2023). Studi Etnobotani dan Kajian Aktivitas Antimikroba Metabolit Sekunder Tumbuhan Tolisi ( Wrightia calycina A . DC ) sebagai Anti Katarak Pada Suku Pedalaman Sulawesi Tenggara. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 9(2), 291–301.

Shervinjose, S., Nair, R. R., & Krishnan, S. (2024). Pharmacological review of Wrightia arborea. International Journal of Advanced Research in Education and Science, 6(2), 45–53.

White, R. A., Mus, M., Rozi, D. F., Astuti, R. A., & Hardia, L. (2024). Uji Aktivitas Hipnotik-Sedatif Ekstrak Etanol Daun Pandan Wangi ( Pandanus amaryllifolius R .) Terhadap Mencit Putih ( Mus musculus ) Hypnotic-Sedative Activity Test of Ethanol Extract of Wangi Pandan Leaves. Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Sciences, 06(01), 73–81.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

bombing, mychellianien arkam runa, Buna, N., Hadira, Ramadhani, S., Hafifah, N., Isnaeni Tahir, A., … Utari Prasetya Ningrum, A. (2026). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Soliti (Wrightia Arborea) terhadap Respons Fisiologis dan Perilaku Mencit. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 4(1), 83–93. https://doi.org/10.59841/jumkes.v4i1.3576

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)