Uji Aktivitas Farmakologis Serbuk Simplisia Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap Sistem Saraf Otonom dan Sistem Saraf Pusat pada Berbagai Konsentrasi

Authors

  • Fitrah Amalia Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Azzahra Ramadhani Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Risya Nida Kaffiyah Sereang Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Asrianti Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Maretta Kartika Ayu Ridwan Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Anindya Rizke Handayani Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Mawar Sahid Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Ahmad Ramadhan Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Andi Utari Prasetya Ningrum Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Agung Nur Aqdi Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59841/jumkes.v4i1.3585

Keywords:

Nephelium lappaceum, daun rambutan, aktivitas neurofarmakologi, sistem saraf pusat, sistem saraf otonom

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat sebagai sumber terapi berbasis bahan alam masih menjadi fokus penting dalam penelitian, khususnya pada tanaman yang telah lama digunakan secara empiris namun memiliki keterbatasan bukti ilmiah. Rambutan (Nephelium lappaceum L.) merupakan salah satu tanaman yang secara tradisional dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, tetapi kajian farmakologis terhadap efek daun rambutan pada sistem saraf masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas neurofarmakologis serbuk simplisia daun rambutan terhadap sistem saraf pusat dan sistem saraf otonom pada berbagai konsentrasi. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium yang menggunakan mencit sebagai hewan uji. Serbuk simplisia daun rambutan diberikan secara oral pada konsentrasi 1%, 2%, dan 3%. Parameter neurofarmakologis yang diamati meliputi aktivitas parasimpatomimetik, parasimpatolitik, simpatomimetik, simpatolitik, aktivitas analeptik, stimulasi dan depresi sistem saraf pusat, serta relaksasi otot. Pengamatan dilakukan berdasarkan perubahan perilaku dan respons fisiologis hewan uji.

References

Afika, N., Yunus, M., & Novriani, E. (2025). Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Bandotan ( Ageratum conyzoides L ) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Tikus ( Rattus norvegicus ) Dengan Diabetes Melitus. Journal of Pharmaceutical and Sciences Electronic, 8(3), 1398–1412.

Afzaal, M., Saeed, F., Bibi, M., Ejaz, A., Abbas, Y., Zargham, S., Huda, F., & Noor, A. (2023). Nutritional , pharmaceutical , and functional aspects of rambutan in industrial perspective : An updated review. September 2022, 3675–3685. https://doi.org/10.1002/fsn3.3379

Farhana Alam Ripa Raushanara Akter, F. T. (2024). Evaluation of phytochemical and pharmacological properties of seeds of Nephelium lappaceum L. J. Bio. Exp. Pharm, 2(2), 1–16.

Hasan, H., Uno, W. Z., Utami, Y. P., Syachriyani, Paturusi, A. A. E., Wahyudin, Ghozaly, M. R., Pribadi, F. W., Firmansyah, Aris, M., & Rita, R. S. (2024). Farmakognisi dan Fitokimia Dasar Pengobatan Herbal.

Luh, N., Wahyuni, K., Putu, N., & Leliqia, E. (2023). Review : Kandungan Fitokimia , Aktivitas Antibakteri , dan Toksisitas dari Rambutan ( Nephelium lappaceum L .). 2, 174–183.

Maruzy, A., Jannah, D. A. F., Pitoyo, A., & Subositi, D. (2020). STUDI PERBANDINGAN KARAKTER MAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS TIGA JENIS PHYLLANTHUS L. Jurnal Sistematika Tumbuhan, 6(36).

Morgan, M., Oliveira, A. S., Biano, L. S., Palmeira, D. N., Almeida, D. R. De, Lopes-ferreira, M., Kohlhoff, M., Augusto, J., Sousa, C., Brandão, G. C., Mara, A., Oliveira, D., Grespan, R., & Camargo, E. A. (2023). Antinociceptive effect of Nephelium lappaceum L . fruit peel and the participation of nitric oxide , opioid receptors , and ATP-sensitive potassium channels. October, 1–12. https://doi.org/10.3389/fphar.2023.1287580

Morshed, M. T. I., Dash, P. R., Ripa, F. A., Foyzun, T., & Ali, M. S. (2021). EVALUATION OF PHARMACOLOGICAL ACTIVITIES OF METHANOLIC EXTRACT OF NEPHELIUM LAPPACEUM L. SEEDS. International Journal of Pharmacognosy, 1(10), 632–639. https://doi.org/10.13040/IJPSR.0975-8232.IJP.1(10).632-39

Pratiwi, D., Wardani, T. S., & Ardiantoro, B. (2025). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Daun Rambutan ( Nephelium lappaceum L . ) dengan Metode FRAP ( Ferric Reducing Antioxidant Power ) serta Penetapan Flavonoid Total. 5(November).

Pratiwi, I. N., Aligita, W., & Kaniawati, M. (2021). A study of antioxidant potential from herbal plants and the effects on Parkinson ’ s disease Kajian potensi antioksidan dari tanaman herbal dan pengaruhnya terhadap penyakit Parkinson. Scientific Journal of Pharmacy, 17(1).

Putri, T. S., Khasanah, H. R., Irnameria, D., & Farizal, J. (2022). UJI EFEKTIFIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUTAN ( Nephelium lappaceum ) SEBAGAI HEMOSTASIS TERHADAP LUKA POTONG PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS-WEBSTER. Jurnal Pharmacopoeia, 1(2), 95–105.

Surahmaida, & Aisa, I. (2025). Pharmacognostic Study of Donkey Ear Taro Leaves (Alocasia polly). Jurnal Biologi Tropis, 3(25), 2500–2508.

Syamsunarno, M. B., Syukur, A., & Munandar, A. (2019). PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN RAMBUTAN ( Nephelium lappaceum L. ) PADA TRANSPORTASI LOBSTER AIR TAWAR ( Procambarus clarkii ) DENGAN SISTEM KERING. Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, VIII(1), 927–938.

Ulfata, Z., Sihombing, E. A. E. V., Gultom, A. D. E., Gulo, I. P., Mardiah, E., Gurning, L., Marbun, E. D., & Sapitri, A. (2025). STANDARISASI PARAMETER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) DARI DESA KLUMPANG. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(8), 16628–16644.

Zsaskia, K., Sartika, A., & Munandar, H. (2025). Penetapan kadar flavonoid ekstrak metanol kulit kayu raru ( Cotylelobium lanceolatum Craib ) pada variasi konsentrasi pelarut menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Journal of Pharmaceutical and Sciences Electronic, 8(1), 437–449.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Amalia, F., Ramadhani, A., Nida Kaffiyah Sereang, R., Asrianti, Kartika Ayu Ridwan, M., Rizke Handayani, A., … Nur Aqdi, A. (2026). Uji Aktivitas Farmakologis Serbuk Simplisia Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap Sistem Saraf Otonom dan Sistem Saraf Pusat pada Berbagai Konsentrasi . Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 4(1), 94–107. https://doi.org/10.59841/jumkes.v4i1.3585

Most read articles by the same author(s)