Perbandingan Efek Neurofarmakologi Ekstrak Daun Swamp Bay (Persea Palustris) Terhadap Mencit Jantan

Authors

  • Dzakiyyah-azizah alja Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Nurica Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Nurul Nadzifah Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Miftahul Jannah Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Suci Adelia Daud Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Nurfadilah Irfa Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Muh Aidil Pitrah Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Andi Utari Prasetya Ningrum Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59841/jumkes.v4i1.3572

Keywords:

Persea palustris, neurofarmakologi, ekstrak daun, mencit jantan

Abstract

Ekstrak tumbuhan dari famili Lauraceae diketahui memiliki potensi neurofarmakologi melalui kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, terpenoid, dan senyawa fenolik. Persea palustris (Swamp Bay) merupakan anggota genus Persea yang masih terbatas kajian ilmiahnya, khususnya terkait efek neurofarmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek neurofarmakologi ekstrak daun Swamp Bay (Persea palustris) terhadap mencit jantan pada berbagai konsentrasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium menggunakan ekstrak daun yang diperoleh melalui metode infusa dan diuji pada konsentrasi 1%, 2%, dan 4%. Hewan uji berupa mencit jantan dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, kemudian diamati respons sistem saraf pusat dan sistem saraf otonom melalui parameter perilaku dan fisiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun P. palustris memberikan efek neurofarmakologi yang bervariasi dan bersifat dose-dependent. Konsentrasi 1% cenderung menunjukkan efek stimulasi ringan, konsentrasi 2% menampilkan kecenderungan sedatif ringan hingga sedang, sedangkan konsentrasi 4% menghasilkan spektrum efek yang lebih luas, termasuk relaksasi otot dan aktivitas analeptik. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak daun Swamp Bay berpotensi sebagai agen neuromodulator alami dan layak untuk diteliti lebih lanjut secara fitokimia dan mekanistik.

 

References

Agus, I. G., Saputra, R., Widyadharma, I. P. E., & Adnyana, I. M. O. (2024). Brain-Derived Neurotrophic Factor ( BDNF ) pada pasien Human Immunodeficiency Virus ( HIV ) dengan nyeri neuropatik. Intisasi Sains Medis, 15(3), 1296–1303.

Az-zahra, F., Afidika, J., Diamantha, S. D. A., Rahmani, A. E., Rahmani, A. E., Fatimah, S., Aulifa, D. L., Elaine, A. A., & Sitinjak, B. D. P. (2022). In Silico Study of Betel Leaves Compound ( Piper betle L .) as Acetylcholinesterase ( AChE ) Enzyme Inhibitor in Alzheimer Disease Studi In. Indonesian Journal of Biological Pharmacy, 2(2), 44–58.

Fakri, F., Isnaini, N., Nasution, M. A., Bakri, T. K., Illian, D. N., Muhni, A., & Andry, M. (2025). Kajian Etnofarmasi Tumbuhan Obat di Kawasan Geotermal Ie Seum, Aceh Besar: Eksplorasi Pengetahuan Tradisional dan Potensi Farmakologis. Jorunal of Pharmaceutical and Sciences, 8(2), 1160–1166.

Friatna, G. N., Khumaisah, L. L., & Anwar, D. I. (2023). Uji Efektivitas Sedatif-Hipnotik Ekstrak Daun Keji Beling ( Strobilanthes crispa Blume ) terhadap Mencit Putih Jantan. PHARMACY : Jurnal Farmasi Indonesia, 20(01), 20–25.

Hasan, H., Uno, W. Z., Utami, Y. P., Syachriyani, Paturusi, A. A. E., Wahyudin, Ghozaly, M. R., Pribadi, F. W., Firmansyah, Aris, M., & Rita, R. S. (2024). Farmakognisi dan Fitokimia Dasar Pengobatan Herbal.

Kirtishanti, A., & Kesuma, D. (2022). Identifikasi Efek Depresan SSP (Susunan Saraf Pusat), Antikejang dan Neurotoksisitas Senyawa 4-Klorobenzoiltiourea pada Mencit Putih Jantan. Jurnal Teknosains, 2(1), 1–70.

Mulki, M. A., Malau, J., Indratno, S. H. A., Anggraini, S. I., Dwiyanti, S. P., Nafisa, S., Rohmah, S., & Hidayat, S. (2023). Review Artikel: Target Aksi Obat Antiepilepsi Terhadap Reseptor Kanal Ion Natrium. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(2), 701–709.

Nasution, M. A., Gultom, N., Silitonga, M., Medan, U. N., William, J., Ps, I., & Baru, K. (2025). Literatur Review : Kajian Tanaman Obat Untuk Mengatasi Penyakit Sistem Saraf Pusat di Indonesia. Journal of Biological Education and Science, 6(1), 32–44.

Putri, N. P. A. (2024). Efek Terapeutik Andrografolid terhadap Penyakit Alzheimer : Tinjauan Sifat Antiinflamasi, Antioksidan dan Neuroprotektif. Prosiding Workshop Dan Seminar Nasional Farmasi, 3, 295–304.

Reynaldi, M. A., Faradilla, A., Setiawansyah, A., Erwansani, E., & Najini, R. (2024). Studi Potensi Target Reseptor Senyawa Pada Bawang Putih Menggunakan Swiss Target Prediction. Journal Pharmacy of Tanjungpura, 2(1), 1–8.

Rozi, D. F., Astuti, R. A., & Hardia, L. (2024). Uji Aktivitas Hipnotik-Sedatif Ekstrak Etanol Daun Pandan Wangi ( Pandanus amaryllifolius R .) Terhadap Mencit Putih ( Mus musculus ). Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Sciences, 06(01), 73–81.

Sanyoto, D. D., Triawanti, Noor, M. S., Hidayah, N., Ramadhani, R., Fatimah, H., & Airlangga, D. I. (2021). Neuronutrisi (p. 102).

Setiawan, R., Wimbaningrum, R., Siddiq, A. M., & Saputra, I. S. (2021). Keanekaragaman Spesies Dan Karakteristik Habitat Kerang Kima ( Cardiidae : Tridacninae ) Di Ekosistem Intertidal Tanjung Bilik Taman Nasional Baluran. Jurnal Kelautan, 14(3), 254–262.

Shearman, T. M., Wang, G. G., & Mayfield, A. E. (2022). The Silvics of Persea borbonia ( L .) Spreng ., Red Bay , and Persea palustris ( Raf .) Sarg ., Swamp Bay, Lauraceae (Laurel Family). Forest Service, 1–8.

Sudarma, I. W. A. (2024). Potensi Aktivitas Neuroprotektif Senyawa Fitokimia dalam Markisa ( Passiflora edulis ) sebagai Pencegah Penyakit Alzheimer. Prosiding WORKSHOP DAN SEMINAR NASIONAL FARMASI, 3, 339–351.

Suri, N., Oktoba, Z., & Yulianti, M. I. (2024). Potensi Tanaman Herbal Sebagai Stimulan Sistem Saraf Pusat: Literature Review Article. Jurnal Buana Farma, 4(4), 435–448.

Ubang, F., Siregar, V. O., & Herman. (2022). Efek Toksik Pemberian Ekstrak Etanol Daun Mekai (Albertisia papuana Becc.) Terhadap Mencit. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 15(17), 49–57.

Utami, T. F. Y., Rochmah, N. N., & Prahesti, M. (2023). Ekstrak Daun Binahong (Anredera Cordifolia (Ten).Steenis) Sebagai Kandidat Terapi Antiinflamasi pada Inflamasi Kolon. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 06(01), 55–61.

Zahki, M. (2023). Efektifitas Antibakteri Senyawa Metabolit Sekunder Pada Beberapa Tanaman Obat Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus. USADHA: Jurnal Integrasi Obat Tradisional, 2(2), 25–30.

Zulkifli, Fadilah, M. F., & Haryanto. (2025). Evaluasi Komparatif Efek Neurofarmakologi Epinefrin Dan Pilokarpin Pada Mencit (Mus Musculus): Analisis Frekuensi Dan Kinetika Respon Terhadap Stimulasi Agonis Sistem Saraf Otonom Berbasis Reseptor (Α1/M3). MEDIC NUTRICIA: Jurnal Ilmu Kesehatan, 21(3).

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

alja, D.- azizah, Nurica, Nadzifah, N., Jannah, M., Adelia Daud, S., Irfa, N., … Utari Prasetya Ningrum, A. (2026). Perbandingan Efek Neurofarmakologi Ekstrak Daun Swamp Bay (Persea Palustris) Terhadap Mencit Jantan. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 4(1), 72–82. https://doi.org/10.59841/jumkes.v4i1.3572

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)