Pengaruh Pemahaman Aswaja An-Nahdliyyah terhadap Sikap Toleransi di KB Pertiwi Pondoksalam Kabupaten Purwakarta

Authors

  • Ulfa Nurul Ieda Universitas Islam Nusantara
  • Mohamad Ramdhan Universitas Islam Nusantara
  • Ligar Meilasari Universitas Islam Nusantara
  • Dewi Dahlianti Universitas Islam Nusantara
  • Muhamad Wirahadikusumah Universitas Islam Nusantara
  • Imam Asrofi Universitas Islam Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.59841/inoved.v3i4.3551

Keywords:

Aswaja An-Nahdliyyah, Character Education, Early Childhood Education, Interreligious Tolerance, Religious Moderation

Abstract

This study aims to describe and analyze the influence of understanding Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyyah values on interreligious tolerance attitudes among early childhood students at KB Pertiwi Pondoksalam, Purwakarta. Early childhood education is considered a strategic phase or “golden age” for instilling fundamental character values that support children’s mental and spiritual development. This research used a qualitative approach with a descriptive case study design. The research subjects consisted of teachers and children aged 4–6 years, while the research focus was on the implementation of Aswaja values and the manifestation of tolerance attitudes in students’ daily behavior. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that Aswaja An-Nahdliyyah values are implemented through daily habituation, teacher role modeling, Islamic moral storytelling, and group play activities. Understanding key Aswaja values, particularly tasamuh (tolerance), tawassuth (moderation), and i’tidal (fairness), has a positive influence on the development of children’s tolerance attitudes. This is reflected in behaviors such as mutual respect, the absence of discriminatory actions toward peers, cooperation in group activities, and the habitual use of polite language in daily interactions. Overall, education based on Aswaja An-Nahdliyyah values plays an important role in laying the foundation for religious moderation and inclusive attitudes from an early age.

References

Anam, S., & Sholihah, M. (2021). Internalisasi nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyyah dalam membentuk karakter religius siswa. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 4(1), 45–58. https://doi.org/10.19109/muaddib.v4i2.14666

Asrori, M. (2022). Moderasi beragama berbasis nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama'ah di lembaga pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1120–1135.

Azra, A. (2020). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenial. Kencana.

Fadhli, M. (2021). Implementasi nilai tasamuh dalam kurikulum PAUD berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 88–102.

Hasan, N. (2023). Tantangan guru PAUD dalam menanamkan sikap toleransi antarumat beragama di lingkungan heterogen. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 5(1), 210–222.

Hidayat, S., & Nurhayati, E. (2022). Strategi pembiasaan harian dalam pembentukan karakter anak saleh di kelompok bermain. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 145–160.

Irawan, D. (2024). Pengaruh cerita keteladanan tokoh Islam Nusantara terhadap perilaku inklusif anak. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 7(1), 12–25.

Ismail, S. (2020). Metodologi penelitian kualitatif: Studi kasus di lembaga pendidikan. Alfabeta.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan penguatan profil pelajar Pancasila dan nilai-nilai karakter pada jenjang PAUD. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Lickona, T. (2021). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility (Rev. ed.). Bantam Books.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi terbaru). PT Remaja Rosdakarya.

Mustaqim, M. (2022). Peran guru sebagai role model dalam penanaman nilai i‘tidal pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 167–180.

Mu'ti, A. (2023). Moderasi beragama dan penguatan karakter inklusif di sekolah dasar dan menengah. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 12(1), 30–45.

Nasir, M. (2021). Aswaja An-Nahdliyyah dan tantangan globalisasi: Studi nilai tawassuth di sekolah formal. Jurnal Kajian Islam Nusantara, 3(2), 99–114.

Nisa, K. (2024). Analisis perilaku sosial anak usia dini dalam perspektif nilai tasamuh. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(3), 201–215.

Rahman, A. (2022). Efektivitas metode bermain peran dalam meningkatkan sikap toleransi siswa PAUD. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 9(1), 55–68.

Soleh, M. (2020). Internalisasi nilai-nilai ke-NU-an pada anak didik di lingkungan pendidikan formal. Jurnal Pendidikan Al-Hikmah, 12(2), 130–145.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretif, interaktif, dan konstruktif. Alfabeta.

Syam, N. (2021). Islam Nusantara: Moderasi dan toleransi dalam bingkai Aswaja. Global Aksara.

Umar, M. (2023). Integrasi kurikulum muatan lokal Aswaja dalam membentuk karakter moderat peserta didik. Jurnal Pendidikan Tematik, 4(1), 77–92.

Wahyuni, S. (2024). Implementasi nilai tawazun dalam interaksi sosial anak usia dini di lingkungan sekolah. Prosiding Konferensi Nasional Pendidikan Anak, 6(2), 400–412.

Zuhdi, M. (2020). Pendidikan moderasi beragama pada anak usia dini: Implementasi dan tantangan. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 1–15.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Ulfa Nurul Ieda, Mohamad Ramdhan, Ligar Meilasari, Dewi Dahlianti, Muhamad Wirahadikusumah, & Imam Asrofi. (2025). Pengaruh Pemahaman Aswaja An-Nahdliyyah terhadap Sikap Toleransi di KB Pertiwi Pondoksalam Kabupaten Purwakarta. Journal Innovation In Education, 3(4), 225–231. https://doi.org/10.59841/inoved.v3i4.3551

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.