Hubungan Aktivitas Fisik, Pola Makan dan Status Gizi dengan Risiko Terjadinya Diabetes Melitus pada Remaja di SMA Negeri 1 Cawas Klaten Tahun 2025

Authors

  • Anis Khotimah STIKes Surya Global Yogyakarta
  • Pramukti Dian Setianingrum STIKes Surya Global Yogyakarta
  • Istika Dwi Kusumaningrum STIKes Surya Global Yogyakarta
  • Vita Kumalasari STIKes Surya Global Yogyakarta
  • Luthfi ah Al-zalmasry STIKes Surya Global Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.59841/jumkes.v4i1.3620

Keywords:

Aktivitas fisik, Pola makan, Status gizi, Risiko Diabetes Mellitus, remaja

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang semakin meningkat, tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada remaja. Berdasarkan data Riskesdas (2018), Prevalensi DM berdasarkan pemeriksaan gula darah naik dari 6.9% menjadi 8.5%.Di Jawa Tengan, 64.709 dari 647.093 jiwa terdiagnosis DM pada 2022. Di Kecamatan Cawas, data Puskesmas Cawas I tahun 2024 menunjukkan terdapat 1.076 kasus DM. dan gejala pre-Diabetes mulai muncul pada kalangan remaja akibat gaya hidup konsumtif, kurangnya aktivitas fisik, serta pola makan yang tidak sehat. Tujuan: Mengetahui hubungan aktivitas fisik, pola makan dan status gizi dengan risiko terjadinya Diabetes Mellitus pada siswa kelas XII SMA N 1 Cawas Klaten Tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 53 siswa diambil dengan teknik Proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner aktivitas fisik (PAL), kuesioner frekuensi makan (FFQ), pemeriksaan berat badan dan tinggi badan serta pemeriksaan kadar gula darah menggunakan glucometer. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat. Hasil: Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan risiko Diabetes Mellitus (p = 0.757), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan risiko Diabetes Mellitus (p = 0.272), dan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan risiko terjadinya Diabetes Mellitus ( p = 0.020) pada siswa kelas XII SMA N 1 Cawas Klaten tahun 2025. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan pola makan dengan risiko terjadinya Diabetes Mellitus, namun terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan risiko Diabetes Mellitus pada siswa kelas XII SMA N 1 Cawas Klaten tahun 2025.

References

Andika, I. gede. 2022. “Skripsi Hubungan Pola Makan Dan Aktifitas Fisik Dengan Gula Darah Pada Penderita Diabetes Militus Tipe II Di Puskesmas Ii Denpasar Barat.”

Astutisari, I. Dewa Ayu Eka Candra, AAA Yuliati Darmini AAA Yuliati Darmini, and Ida Ayu Putri Wulandari Ida Ayu Putri Wulandari. 2022. “Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Manggis I.” Jurnal Riset Kesehatan Nasional 6(2):79–87. doi: 10.37294/jrkn.v6i2.350.

Calosa, Ayu, Aulia Naibaho, and Monalisa Sitompul. 2025. “Hubungan Pola Makan Dengan Risiko Diabetes Melitus Di Pemukiman Rumah Susun Taman Sari.” 9(April):2481–88.

Cicilia L, Wulan P. Kaunang, and Langi L.F.G. 2018. “Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Diabetes Melitus Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bitung.” Jurnal KESMAS 7(5):1–6.

Dempsey, P. C., et al. 2018. “Physical Activity and Risk of Type 2 Diabetes: A Review of the Evidence." Diabetes Care.” Diabetes Care 41(1):1–10.

Health research and development agency ministry of health of Indonesia. 2018. “Laporan Riskesdas 2018 Nasional.Pdf.” Lembaga Penerbit Balitbangkes.

International of Diabetic Federation. 2017. Eighth Edition 2017.

Khoirotul Ummah, N., Suprajitno, Marsaid, N. H. 2023. “Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Risiko Terjadinya Diabetes Melitus Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Sukosari Kabupaten Bondowoso.” Sereal Untuk 8(1):51.

Kuwanti, Elly, Ichsan Budiharto, and Ikbal Fradianto. 2023. “Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 : Literature Review.” MAHESA : Malahayati Health Student Journal 3(6):1736–50. doi: 10.33024/mahesa.v3i6.10495.

Lauralee Sherwood. 2013. Human Physiology: From Cells to Systems. 8th editio. Brooks/Cole, Cengage Learning.

Lisnawati, Naintina, Florentina Kusmiyati, Bagus Herwibawa, Budi Adi Kristanto, and Anggit Rizkika. 2023. “Hubungan Indeks Massa Tubuh, Persen Lemak Tubuh, Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Remaja.” Journal of Nutrition College 12(2):168–78. doi: 10.14710/jnc.v12i2.36662.

Milwati, Susi, Dyah Widodo, Lucia Retnowati, and Poltekkes Kemenkes Malang. 2021. “Hubungan Aktifitas Fisik Dengan Risiko Diabetes Mellitus Pada Remaja SMU Di Kota Malang in High School Adolescents in Malang City.” 07(01):81–85.

Mishra, Gita D., Diana Kuh, and Yoav Ben-Shlomo. 2015. “Life Course Epidemiology.” International Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences: Second Edition 67–75. doi: 10.1016/B978-0-08-097086-8.14085-1.

Ningrum, Andriani Noerlita, Kiki Puspitasary, and Rianita Sri Kemala. 2023. “Hubungan Perilaku Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Terhadap Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2.” Jurnal Farmasetis 12(3):317–24.

Ningsi, Fitri Suriati, Amriati Mutmainna, and Syaifuddin Zaenal. 2021. “Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Terhadap Penyakit Diabetes Melitus Untuk Dapat Mengontrol Kadar Gula Darah.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan 1(4):492–98.

Novita, Hilma Tiara. 2022. “Hubungan Perilaku Makan, Status Gizi, Riwayat Keluarga, Dan Aktivitas Fisik Dengan Risiko Kejadian Diabetes Melitus Pada Guru Sma Negeri 1 Dan 2 Kota Palembang.”

Qodir, Abdul. 2022. “Pengaruh Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus.” Media Husada Journal Of Nursing Science 3(1):83–92. doi: 10.33475/mhjns.v3i1.80.

Saputri, Wahyu. 2018. “Hubungan Aktivitas Fisik Dan Durasi Tidur Dengan Status Gizi Pada Remaja Di SMPN 2 Klego Boyolali.” STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta 8–26.

Sukmawati, Setiani Trie. 2023. “Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Pola Makan Nilai Gula Darah Pasien Diabetes Tipe 2 Di Uptd Puskesmas X Kota Bekasi.”

Ulya, Nadiyatul, Audrey Zanetha Eugenia Sibuea, Shofiyyah Salma Purba, Aulia Ikka Maharani, and Chahya Kharin Herbawani. 2023. “Analisis Faktor Risiko Diabetes Pada Remaja Di Indonesia.” Jurnal Kesehatan Tambusai 4(3):2332–41. doi: 10.31004/jkt.v4i3.16210.

Weisz, George, and Jesse Olszynko-Gryn. 2010. “The Theory of Epidemiologic Transition: The Origins of a Citation Classic.” Journal of the History of Medicine and Allied Sciences 65(3):287–326. doi: 10.1093/jhmas/jrp058.

World Health Organization. 2010. “Global Status Report on Noncommunicable Diseases.” World Health Organization 53(9):1689–99. doi: 10.1017/CBO9781107415324.004.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Khotimah, A., Dian Setianingrum, P., Kusumaningrum, I. D., Kumalasari, V., & Al-zalmasry, L. ah. (2026). Hubungan Aktivitas Fisik, Pola Makan dan Status Gizi dengan Risiko Terjadinya Diabetes Melitus pada Remaja di SMA Negeri 1 Cawas Klaten Tahun 2025. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 4(1), 182–202. https://doi.org/10.59841/jumkes.v4i1.3620

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.