Pemanfaatan Ruang Otonomi Daerah Dalam Pengelolaan Pendidikan Agama Islam (PAI)
Studi Kasus Kabupaten Kubu Raya
DOI:
https://doi.org/10.59841/inoved.v4i2.3752Keywords:
Education Policy, Islamic Religious Education, Kubu Raya Regency, Policy Implementation, Regional AutonomyAbstract
This study was motivated by the existence of regional autonomy, which provides opportunities for local governments to contribute to the management of Islamic Religious Education (IRE), although the primary authority over religious education remains under the Ministry of Religious Affairs. Kubu Raya Regency, as a region characterized by a religious society, possesses significant potential for developing IRE policies that are responsive to local needs. This study aims to analyze the implementation of IRE policies within the framework of regional autonomy, identify supporting and inhibiting factors, and formulate strategies for strengthening IRE policies in Kubu Raya Regency. The research employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis, and were analyzed using an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of IRE policies has been carried out relatively well through synergy among schools, communities, local governments, and the Ministry of Religious Affairs. Supporting factors include a religious social environment, teachers’ commitment, and support from schools and local governments. Meanwhile, the challenges encountered include limited human resources, suboptimal inter-institutional coordination, and inadequate facilities and infrastructure. The study implies the importance of strengthening institutional synergy, enhancing teacher competence, developing local wisdom-based programs, and promoting innovative learning approaches to improve the quality of IRE sustainably.
References
Aini, M. (2022).Desentralisasi Pendidikan Madrasah Melalui Otonomi Daerah di Indonesia. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 12(1), 95–106.
Alwi, M. H., & Putra, W. S. (2024). Implementasi Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia. Journal of International Multidisciplinary Research Implementasi, 2(1), 421–425.
Daulay, H. P., & Pasa, N. (2022).Kebijakan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia dalam Sistem Pendidikan Nasional. Jurnal Forum Paedagogik, 6(4), 15–27.
Dewanti, E. N., Setiawan, F., Tobasa, M. R., & Ediansyah, P. (2022).Implementasi Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia . Anwarul:Jurnal Pendidikan Dan Dakwah, 2(4), 316–324.
Gaffar, H. M. (2012). Manajemen Pendidikan Madrasah dan Otonomi Daerah. Sulesana:Jurnal Wawasan Keislaman, 7(2), 128–137.
Hartono, R., & Putra, F. A. (2025). Desentralisasi dan Otonomi Daerah : Implikasi terhadap Kesejahteraan Masyarakat. Pendidikan Tambusai, 9(1), 6380–6384.
Khumaidi, A., Hamdani, U. L., & Baharuddin. (2024). Evaluasi dampak kebijakan desentralisasi pendidikan terhadap kualitas pendidikan di Indonesia. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 5(4), 468–481. https://doi.org/10.32832/idarah.v5i4.16859
Mujiono, M., & Aly, H. N. (2023). Implementasi Kurikulum dalam Konsepsi Kebijakan Pendidikan Islam. Akademika: Jurnal Keagamaan Dan Pendidikan, 19(1), 1–9.
Nasihah, D., Fauzi, A., & Muin, A. (2023). Pelaksanaan Kebijakan Otonomi Daerah dalam Bidang Pendidikan. 12(1), 19–28. https://doi.org/10.33506/jq.v12i1.2238
Navelia, O., Aisy, N. R., & Azis, A. (2025).Desentralisasi Pendidikan dan Implikasinya Terhadap Sistem Pengembangan Pendidikan Islam.An-Najah:Jurnal Pendidikan Islam Dam Sosial Agama, 04(03), 1–5.
Nisa Septiana, N., Khoiriyah, Z. K., & Shaleh. (2024). Metode Penelitian Studi Kasus dalam Pendekatan Kualitatif. Didaktik :Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 10(4), 2477–5673.
Pradika, A. R. R. (2020). Kebijakan kurikulum pendidikan agama islam di indonesia. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 07(01), 8–17.
Putri, N. A., Nasution, H. F., Ramadhani, N., & Dongoran, R. (2025). Peran Lingkungan Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Siswa : Analisis Konteks Pendidikan. Counselia:Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 6(1), 195–204.
Radhiati, R., Rizal, S. U., & Hikmah, N. (2025). Pengembangan Modul Digital Pendidikan Agama Islam Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan pada Materi Penyebar Ajaran Islam di Indonesia. Jurnal Al-Thariqah, 9(2), 19563. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2024.vol9(2).19563
Ridwan, A., Madyan, Bafadhal, I., & Damanik, J. R. (2025).Implementasi Kebijakan Pendidikan Islam dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN Satu Atap 10 Sarolangon. Al ‘Ulum Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 184–197.
Rizka, A. F., Ramadhan, L. S., Zulaikha, S., & Takdir, M. (2025). Manajemen Pendidikan Nasional dalam Era Desentralisasi : Analisis Systematic Literature Review terhadap Pelaksanaan Otonomi Daerah di Sektor Pendidikan. Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 5452–5457.
Sudur, Widdah, M. El, & Yumesri. (2024). Implementasi Kebijakan Kurikulum Pendidikan Islam dalam Pendekatan Praktis. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 13375–13391.
Sukodoyo, Dewi, R. K., Sari, A. F., Rahayu, S. S., & Sukarmin. (2025). Desentralisasi Pengelolaan Pendidikan Menengah Indonesia : Dampak , Tantangan dan Implikasi Kebijakan. Jurnal Ilmiah Edukatif, 11(1), 296–310.
Supawi, & Haryati, T. (2023). Falkutas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Manajemen Mutu Pendidikan di Era Otonomi Daerah. Jurnal Pendidikan Terintegrasi Falkutas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 4(1), 101–110.
Yusuf, R. M., & Rahman, A. S. (2025).Tantangan dan Peluang dalam Pendidikan Agama Islam. Ihtirom:Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(1), 588–598.
Zulkifli, & Muhammad. (2023).Perkembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Jurnal PAI:Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam, 2(2), 142–161.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal Innovation In Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





